Detail Cantuman Kembali

XML

analisa teknis konversi kapal LCT menjadi KMP (studi kasus LCT SMS swakarya)


PT. Dok dan Perkapalan Surabaya adalah tempat dimana penilitan ini dilakukan pada saat kuliah lapangan, terdapat proses pembangunan kapal LCT yang dikonversikan menjadi KMP. Kapal LCT (Landing Craft Tank) adalah jenis kapal yang memuat barang sedangkan kapal K.M.P (Kapal Motor Penyebrangan) adalah kapal yang mengangkut penumpang dan barang, dengan 2 jenis kapal yang berbeda tersebut maka beda pula bentuk kapalnya. Dengan mengonversikan LCT menjadi K.M.P maka akan ada perubahan dalam bentuk kapal, terutama merubah bangunan atas kapal. Penambahan bangunan atas kapal akan merubah pada tinggi kapal dan berat bangunan kapal dari tinggi dan berat sebelumya, jadi akan berpengaruh juga pada stabilitas dan tahanan kapal tersebut. Perubahan terhadap penambahan beban tersebut mempengaruhi terhadap stabilittas yang mengacu pada IMO A749(18). Pengembangan dilakukan dengan menganalisa dan menghitung stabilitas dan tahanan menggunakan software maxsurf stability dan maxsurf resistance. Dari analisa stabilitas GZ max pada LCT adalah 39º dan pada KMP adalah 28º, maka stabilitas kedua kapal tersebut memenuhi criteria IMO sebagai parameter stabilitas sedangkan untuk tahanan kedua kapal mempunyai nilai tahanan 1076,74N untuk KMP dan 1033,97 untuk LCT, nilai tahanan lebih besar pada KMP dikarenakan displacement kapal KMP bertambah karena ada penambahan bangunan atas.
Akhmad Dimas Kurniawan - Personal Name
Ali Munazid, S.T., M.T. - Personal Name
621.17.13 Akh a
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
xi, 51 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...